London Sebagai Kota Multi Budaya dan Tradisi – Sebagai salah satu negara yang kaya akan budaya atau multi budaya, Inggris memiliki banyak keragaman yang bisa berjalan secara damai dan penuh Toleransi. London ialah salah satu dari beberapa kota yang ada di Inggris yang sampai saat ini masih mengedepankan dan mengutamakan perihal tradisi dan adat secara turun-temurun. Terlebih lagi, London merupakan Ibu Kota Negara. Sehingga berbagai tradisi kenegaraan masih kental terjalin di Kota ini. Hal ini dikarenakan peradaban monarki atau kerajaan Inggris telah berkembang jauh lebih lama dibandingkan negara-negara monarki lainnya, terbukti dengan adanya penaklukan atau kolonialisasi Inggris terhadap beberapa negara yang ada di Dunia.

London merupakan pusat perekonomian dunia terbesar setelah New York, Amerika. Sehingga, dapat dikatakan sebagai Kota Modern dengan tingkat keberagaman yang tinggi. Di samping itu, London juga termasuk ke dalam golongan Kota bersejarah dengan nilai kebudayaan tinggi. Adapun beberapa bangunan bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi ialah Big Ben, London Eye, Tower Bridge dan British Museum yang notebene merupakan museum terbesar sekaligus terlengkap di dunia.

Di samping itu, terdapat tradisi yang masih tetap dipertahankan sampai saat ini seperti tata cara dan tradisi kehidupan yang ada dalam keluarga kerajaan. Kerajaan ini merupakan salah satu aset budaya dunia, karena dinilai sebagai sumber ilmu pengetahuan, kesenian dan sastra di dunia. Bahkan, tradisi serta berita kehidupan keluarga kerajaan Inggris ini merupakan suatu hal yang digemari oleh publik dan masyarakat. Hal menarik yang harus diketahui bahwa kehidupan kerajaan tidak tertutup, bahkan adanya kemajuan zaman dan teknologi tidak bisa menggeser kebudayaan yang telah ada sebelumnya. Kediaman keluarga kerajaan masih dijaga oleh Queen’s Guard atau semacam tentara kerajaan sejak ratusan tahun lalu sampai saat ini.

Selanjutnya, tradisi yang masih tetap lestari sampai saat ini ialah tea time atau tradisi minum teh pada sore hari yang dahulu kala berasal dari keluarga kerajaan Inggris. Namun pada saat ini sudah tersebar di seluruh wilayah Inggris. Sampai-sampai Inggris ditetapkan sebagai negara dengan tingkat konsumsi teh paling tinggi dibandinhkan Jepang atau Amerika. Termasuk salah satu kotanya yaitu London, ketika sore hari akan banyak ditemui orang-orang yang sedang meminum teh di Kota ini, baik di taman atau pun tempat-tempat untuk bersantai lainnya.

Masih terdapat satu hal yang tidak kalah menariknya dibandingkan dengan tradisi dan berbagai kebudayaan yang ada di London, hal tersebut ialah Bilik Telepon Merah. Siapa yang tidak mengetahui tentang bilik ini? Kebanyakan orang pasti mengetahui tentang bilik telfon yang menjadi ikon khusus Kota London ini. Bahkan, kerap juga dijumpai ketika terdapat kata atau informasi tentang London, maka yang muncul pertama kali ialah bilik telfon merah ini. Sehingga, hal ini merupakan suatu yang wajar dikarenakan bilik telfon memang dapat Anda temui dengan mudah di sepanjang jalan yang ada di Kota London. Awalnya digunakan sebagai tempat untuk telfon umum, namun pada saat ini sudah dilengkapi dengan charger yang bisa digunakan untuk mencolokkan handphone atau laptop. Selain bilik telfon, London juga selalu dikaitkan dengan tugu dan lonceng jam. Tugu dan lonceng itu sebenarnya memiliki nama, yaitu Elizabeth Tower atau kerap disebut sebagai Big Ben. Bangunan menara ini pada awalnya merupakan sebuah monumen perayaan 60 tahun Ratu Elizabeth usai perayaan Diamond Jubilee pada tahun 2012 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *