Sejarah Hubungan Kerja Sama Islam di Inggris – Setiap negara memiliki riwayat sejarah yang berbeda-beda. Tak terkecuali dengan negara Inggris, London. Terdapat banyak sekali sejarah yang dimiliki, sedari dulu sampai sejaya sekarang ini. Salah satu sejarah yang ada di negara ini adalah perkembangan agama Islam. Rupanya, Islam menjadi bagian yang tak terlepaskan dari Inggris. Meskipun kota London ini tidak didominasi oleh Islam, akan tetapi mereka mempunyai hubungan yang erat.

Sejarah keberaan Islam di negara Inggris dimulai dari adanya hubungan kerja sama. Pada tahun 1558 ratu Elizabeth memulai hubungan diplomatik dengan negara Islam seperti Maroko, Iran dan Turki. Hubungan kerja sama tersebut berlangsung secara komersial dan diplotik. Kebijakan ini dirasa akan memberikan banyak keuntungan. Salah satunya adalah mengurangi kekuatan militer Spanyol. Selain itu diharapkan juga agar negara Inggris memperoleh hasil yang bagus di pasar negara bagian timur. Namun rupanya hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Hal ini karena kekuasaan kekaisaran negara Muslim sangat kuat. Tidak berhenti di situ saja, sang ratu memulai cara lain dengan menjalin hubungan kerja sama berupa saham gabungan. Dimana nilai hasil saham yang diperoleh akan dibagi kepada pemegang saham, baik itu keuntungan maupun kerugian.

Dalam hal ini, ratu Elizabeth sangat bersemangat dan mensupport Perusahaan Muscovy. Adalah perusahaan yang menjalin hubungan dagang dengan Persia. Dari Perusahaan itu juga yang melatarbelakangi terbentuknya Turkey Company. Perusahaan tersebut telah menjalin hubungan perdagangan dengan East India Company dan Ottoman.

Kemudian pada tahun 1580, ratu Elizabeth mulai menyetujui hubungan bisnis selama tiga abad dengan pemerintah Ottoman. Hubungan tersebut mewujudkan hasil yang bagus. Dimana para pedagang Inggris mendapatkan izin untuk memasuki wilayah Ottoman secara bebas, tidak lagi dibatasi lagi. Tidak berhenti di situ saja, hubungan ini pun terus ditingkatkan dan mulai bertambah luas ke daerah Maroko. Perkembangan itu makin berjalan dengan baik.

Semakin hari, hubungan komersial itu pun semakin luas. Begitu juga dengan pengaruh negara Islam yang mulai banyak terlihat di Inggris. Hal ini pun terlihat sangat jelas bahwa kebijakan sang ratu Elizabeth telah menekan pengaruh Katolik di negaranya. Ini berarti bahwa Islam memiliki sejarah penting di Inggris. Bahkan Shakespeare juga menambahkan unsur-unsur kebudayaan Islam pada pertunjukkan yang dimilikinya. Bahkan karya Othello yang terkenal itu muncul setelah ada utusan pertama dari Maroko yang datang langsung ke negara Inggris ini.

Namun, pada 1603 sang ratu Elizabeth meninggal dunia dan digantikan oleh raja James I. Sang raja pun memiliki kebijakannya sendiri yaitu menyetujui adanya perdamaian dengan negara Spanyol. Kesepakatan damai ini akhirnya menghapus posisi Inggris dari status negara yang dikucilkan. Meskipun begitu, kebijakan tersebut tidak mengurangi hubungan dengan negara Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *